UNSIKA Resmi Tutup KKN Semester Genap 2025/2026, Dorong Mahasiswa Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat
- account_circle Brilian SP
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- Penulis: Brilian SP
- Editor: Yuda Febrian Silitonga
Ia mencontohkan persoalan pengelolaan sampah yang kerap menjadi masalah di desa-desa. Menurutnya, mahasiswa dapat merancang alat pembakaran sampah dengan minim asap, sehingga permasalahan sampah dapat diatasi tanpa menimbulkan dampak lingkungan baru berupa polusi udara.
Terkait kendala selama pelaksanaan KKN, Dayat mengakui bahwa tantangan tetap ada, meski tidak bersifat krusial. Kendala utama yang dihadapi mahasiswa lebih banyak disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang bersahabat.
“Kendala pasti ada, terutama kondisi cuaca yang belakangan ini sering hujan, bahkan di beberapa daerah sempat terjadi banjir. Namun alhamdulillah tidak ada kendala berat yang menghambat pelaksanaan KKN,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor UNSIKA, Prof. Dr. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., menekankan bahwa KKN merupakan program sinergi lintas fakultas dan program studi. Menurutnya, kerja sama antar-disiplin ilmu sangat penting agar mahasiswa mampu melihat permasalahan masyarakat dari berbagai perspektif.
“KKN ini adalah program sinergi antar fakultas dan prodi. Dengan kolaborasi tersebut, mahasiswa dapat memandang satu persoalan dari berbagai sudut pandang keilmuan,” jelasnya.

