Serba-Serbi di Upacara Peringatan HUT Karawang ke-392 Tahun
- account_circle Brillian SP
- calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
- Penulis: Brillian SP
- Editor: Yuda Febrian Silitonga

Terlihat Kadis Kominfo Poltak Lobantoruan saat menjadi pemimpin upaca.
KARAWANG BARAT, LENSAIND.COM– Tadi pagi (14/9/2025), langit Karawang tampak cerah, seolah ikut merayakan momen spesial yang sudah ditunggu-tunggu, yakni peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karawang ke-392 tahun. Upacara yang digelar di Lapang Karangpawitan ini tak hanya dihadiri oleh para pejabat, tapi juga beragam elemen masyarakat.
Pemandangan yang paling mencolok pagi itu adalah seragam yang dikenakan para aparatur sipil negara (ASN) dan tamu undangan. Mereka kompak mengenakan pakaian serba putih yang dipadukan dengan blangkon dan samping kain. Yang membuat tampilan ini istimewa adalah samping kain tersebut. Bukan sembarang motif, coraknya didesain khusus dengan nuansa biru telur asin dan dihiasi gambar padi. Warna biru itu seolah melambangkan kesejukan dan ketenangan, sementara motif padi jelas mewakili Karawang sebagai lumbung padi nasional. Pakaian ini bukan hanya sekadar seragam, tapi juga wujud kebanggaan akan identitas lokal.
Selain itu, ada yang berbeda dari upacara kali ini. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo), Poltak Lumban Toruan bertugas sebagai pemimpin upacara. Poltak mengakui baru kali pertama menjadi pemimpin upacara di hari jadi Karawang.
“Dulu pernah jadi pemimpin upacara, itu sudah 20 tahun lalu tapi ini beda rasanya, karena kegiatan sakral, sedikit tegang juga,” katanya.
Sementara, Bupati Karawang H Aep Syaepuloh mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melayani masyarakat sepenuh hati.
“Sebagai pengabdi dan pelayan masyarakat ASN harus benar-benar bekerja maksimal, profesional demi masyarakat,” katanya dalam sambutan.
Di sela upacara peringatan juga Karawang mendapatkan penghargaan mencetak rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) kategori bazar Usaha, Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) terlama di Indonesia dengan mendapatkan omset 2,4 milyar.
“Sampai dengan tadi malam, karena hari ini terakhir itu diangka 2,469 Milyar, tadinya kami targetkan di 1,4 atau 1,5. Dan baru kali ini menyelenggarakan bazar terlama yang biasanya hanya 2 sampai 3 hari,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dindin Rachmadhy saat diwawancarai usai upacara.
Untuk perhitungan omsetnya, kata Dindin, para pelaku UMKM diberikan formulir pendapatan penjualan.
“Jadi perhitungan teknisnya, para pelaku UMKM mengisi formulir isian pendapatan dan nanti dikumpulkan ke koordinator jam 11 malam,” terangnya. (Bsp)

