Pro dan Kontra Gigs Virtual Roblox: Antara Hype dan Esensi Sebenarnya
- account_circle Yuda Febrian Silitonga
- calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
- Penulis: Yuda Febrian Silitonga
Publikasi Jadi Daya Tarik Utama
Denboi, Community Manager dari media musik Pophariini, setuju dengan pandangan Delpi. Meskipun tidak begitu memahami Roblox, ia melihat tren ini sebagai medium publikasi yang efektif. “Sama aja kayak Delpi, karena jujur saya juga tidak ngerti soal Roblox,” ungkap Denboi, yang juga manajer band Skandal. “Kebetulan Skandal pernah diajak main di Roblox jadi pihak yang ngajaknya dibikinin akunnya dan lain-lain.”
Kontak Langsung adalah Kunci
Baik Delpi maupun Denboi sepakat bahwa gigs virtual memiliki keterbatasan, terutama dalam hal interaksi langsung. Delpi menyebutkan bahwa dalam gigs di Roblox, terkadang hanya menggunakan lagu-lagu berformat MP3 atau rekaman live dari YouTube. “Gak asik, kalau tidak ada kontak dengan sekitar,” tandas Denboi, menegaskan bahwa pengalaman yang paling berharga dari sebuah gigs adalah kontak langsung dengan para penonton.***

