Populasi Ikan Endemik Citarum Hilir Terhimpit Spesies Invasif dan Limbah Industri
- account_circle Febrian
- calendar_month 11 jam yang lalu
- Penulis: Febrian
- Editor: Yuda Febrian Silitonga

Istimewa.
KARAWANG, LENSAIND.COM– Yayasan Forum Komunikasi DAS Citarum (ForkadasC+) melaporkan kondisi mengkhawatirkan terkait populasi ikan endemik di aliran Sungai Citarum Hilir. Berdasarkan laporan identifikasi Januari 2026, keberadaan ikan asli daerah tersebut kian terancam oleh dominasi spesies asing invasif (Alien Invasive Species/AIS) serta tingginya beban pencemaran limbah industri.
Survei yang dilakukan di sepanjang 10,1 km jalur Medangasem (MDS) ini mencakup tujuh titik pengamatan di wilayah Kabupaten Karawang. Data menunjukkan terjadinya degradasi habitat yang signifikan, terutama akibat dampak industrialisasi di Karawang yang tercatat memiliki 9.963 unit industri dengan produksi limbah BOD mencapai 13.590,45 kg per hari.
Laporan tersebut menyoroti ketimpangan populasi yang mencolok di beberapa titik pantau. Di titik MDS6, kondisi dinilai sangat kritis karena hanya ditemukan 2 ekor ikan endemik, sementara populasi ikan asing invasif mencapai 21 ekor. Kondisi serupa terjadi di titik MDS3 dan MDS4, di mana jumlah ikan asing mendominasi dengan perbandingan lebih dari tiga kali lipat dibanding ikan asli.

