Isu Pemaksaan Murid Habiskan MBG di SDN Nagasari 6 Karawang Dibantah Kepala Sekolah
- account_circle Brilian SP
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
- Penulis: Brilian SP
- Editor: Yuda Febrian Silitonga

Neli, Kepala Sekolah SDN Nagasari 6 Karawang.
KARAWANG BARAT, LENSAIND.COM – Isu dugaan pemaksaan murid untuk menghabiskan makanan program MBG (Makan Bergizi Gratis) mencuat di SD Negeri Nagasari 6, Karawang Barat. Berdasarkan laporan yang diterima redaksi, disebutkan adanya oknum guru yang memaksa anak-anak untuk menghabiskan jatah makanan meskipun kondisi makanan tersebut diduga sudah tidak layak konsumsi atau berbau tidak sedap.
Kabar ini menimbulkan kekhawatiran orang tua murid terkait keamanan dan kenyamanan anak-anak saat menerima jatah makanan MBG yang menjadi program gizi untuk pelajar. Sejumlah orang tua mengaku resah dengan isu ini dan berharap pihak sekolah memberikan klarifikasi yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Menanggapi laporan tersebut, Neli selaku Kepala Sekolah SDN Nagasari 6 dengan tegas membantah adanya pemaksaan kepada para murid. Saat ditemui Lensaind.com pada Kamis (25/9/2025), Neli mengatakan bahwa pihak sekolah tidak pernah memaksa murid untuk menghabiskan makanan yang mereka terima. “Kayaknya nggak pernah deh. Malah kadang-kadang kalau anak nggak mau makan, disuruh dibawa pulang iya,” ujarnya.
Neli menjelaskan, setiap murid membawa alat makan sendiri, sehingga bila tidak ingin makan di sekolah, makanan tersebut dapat dibawa pulang. “Mereka kan bawa alat makan sendiri, jadi yang nggak mau makan ya sudah, alat makannya dibawa pulang aja makanannya. Nggak pernah memaksakan,” tegasnya.

