Dari Amanah Moral ke Legitimasi Kekerasan: Kritik PK Hima Persis Unisba atas Pujian Pimpinan Pusat Hima Persis Kepada Aparat
- account_circle Muhammad Agum Hidayah
- calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
- Penulis: Muhammad Agum Hidayah
- Editor: Yuda Febrian Silitonga

Ketua Hima Persis Unisba, Muhammad Agum Hidayah.
OPINI– Pernyataan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) yang memuji aparat kepolisian dalam mengawal aksi demonstrasi memantik kritik keras dari internal organisasi sendiri. Muhammad Agum Hidayah, Ketua Umum Pimpinan Komisariat (PK) Hima Persis Universitas Islam Bandung (Unisba), menilai pernyataan tersebut tidak hanya melukai hati nurani, tetapi juga berpotensi menjadi bentuk legitimasi kekerasan negara.
Dalam pernyataan resminya yang bertajuk “Dari Amanah Moral ke Legitimasi Kekerasan: Kritik terhadap Pernyataan Hima Persis”, Agum mempertanyakan arah gerakan mahasiswa Islam saat ini. “Benarkah organisasi mahasiswa Islam yang lahir dari rahim gerakan moral lebih nyaman dalam hal kekuasaan daripada bersama mereka yang tertindas?” tulis Agum dalam rilis yang diterima redaksi. Ia menegaskan, fakta di lapangan menunjukkan metode represif aparat selama aksi demonstrasi, di mana mahasiswa dan masyarakat mengalami pemukulan, pembubaran paksa, bahkan cedera serius.

