Aliansi Cipayung Plus Kota Bandung Gelar Aksi Massa, Soroti Dugaan Korupsi dan Krisis Tata Kelola Pemerintahan
- account_circle Bili S.P
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
- Penulis: Bili S.P
- Editor: Yuda
- Sumber: Jajang S.H

Sumber Istimewa
BANDUNG, LENSAIND.COM – Aliansi Cipayung Plus Kota Bandung yang terdiri dari HIMA Persis, KAMMI, IMM, HMI, PMII, GMNI, GMKI, dan PMKRI menggelar aksi massa sebagai bentuk sikap kritis terhadap kondisi tata kelola pemerintahan di Kota Bandung. Aksi tersebut dilaksanakan pada Jumat (19/12/2025) dan menjadi wujud keprihatinan mahasiswa atas berbagai persoalan struktural yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Dalam aksi tersebut, Cipayung Plus menyoroti dugaan praktik korupsi yang menyeret pejabat eksekutif di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Menurut aliansi mahasiswa ini, kasus tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah serta mencederai prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Aliansi Cipayung Plus menilai bahwa kasus yang melibatkan Wakil Wali Kota Bandung bukan semata persoalan hukum, melainkan juga ujian serius bagi komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Sikap kooperatif pimpinan daerah terhadap proses hukum dinilai penting untuk menjaga legitimasi kelembagaan dan meredam spekulasi publik.
Selain isu korupsi, mahasiswa juga menyoroti persoalan kemacetan yang telah menjadi masalah kronis di Kota Bandung. Mereka menilai kemacetan terjadi akibat kebijakan transportasi yang tidak berpihak pada angkutan umum massal, tata ruang kota yang semrawut, serta lemahnya pengendalian penggunaan kendaraan pribadi.

