PPP Memanas: Dualisme Kepemimpinan Pasca-Muktamar X, Dua Sosok Klaim Kursi Ketua Umum
- account_circle Darsono
- calendar_month Senin, 29 Sep 2025
- Penulis: Darsono
- Editor: Yuda Febrian Silitonga

Istimewa.
JAKARTA, LENSAIND.COM– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini menghadapi krisis kepemimpinan setelah Muktamar ke-10 di Ancol, Jakarta, menyisakan dualisme. Dua tokoh, mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan sebelumnya Mardiono, sama-sama mengklaim diri sebagai Ketua Umum PPP periode 2025-2030 berdasarkan keputusan Muktamar yang sama.
Polemik ini muncul setelah Muktamar yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta, diwarnai klaim sepihak.
Kubu Agus Suparmanto Klaim Sesuai Konstitusi Partai
Anggota Tim Formatur yang juga mantan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy (Rommy), dengan tegas menyatakan Agus Suparmanto telah sah terpilih sebagai Ketua Umum.
“Kami perlu menegaskan Muktamar ke-10 PPP tahun 2025 telah usai, dan telah terpilih Agus Suparmanto bersama 12 orang formatur,” ujar Rommy di kawasan Ancol, Jakarta, Senin (29/9/2025).

