Efisiensi Anggaran Disorot, DPPKB Karawang Malah Alokasikan Rp5,6 Miliar untuk Pulsa Kader TPK Tahun 2026
- account_circle Febrian
- calendar_month 8 jam yang lalu
- Penulis: Febrian
- Editor: Yuda Febrian Silitonga
KARAWANG, LENSAIND.COM– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,6 miliar pada tahun 2026 untuk pemberian pulsa kepada kader Tim Pendamping Keluarga (TPK). Kebijakan ini tetap berjalan di tengah upaya pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran.
Plt Kepala DPPKB Karawang, Imam Al Husaeri, menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk 5.637 kader TPK yang bertugas mendampingi Keluarga Berisiko Stunting (KRS). Setiap kader menerima plafon pulsa sebesar Rp100 ribu per bulan dengan masa kontrak selama 10 bulan.
”Pulsa ini digunakan untuk menunjang pelaporan dan pendampingan di lapangan yang wajib diunggah melalui aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL),” ujar Imam di Karawang, Selasa (14/4/2026).
Imam menjamin proses distribusi pulsa dilakukan secara transparan. Provider seluler mengirimkan langsung pulsa ke nomor masing-masing kader tanpa melalui pihak ketiga. Untuk memastikan efektivitasnya, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) melakukan evaluasi rutin setiap bulan berdasarkan aktivitas laporan di aplikasi.
Kader TPK sendiri terdiri dari unsur kader KB, PKK, dan tenaga kesehatan. Mereka menyasar kelompok prioritas seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu bersalin, dan balita sebagai langkah preventif munculnya kasus stunting baru.
”Fokus kami adalah pencegahan. Jadi, bukan hanya menangani anak yang sudah stunting, tetapi juga memantau keluarga yang berpotensi melahirkan anak stunting,” pungkasnya. (Fbr)

